Dia, Secangkir Matcha

 


"Dalam keramaian hari, ada sepi yang selalu menarik mataku. Bukan dalam hening, melainkan kamu adalah serupa melodi yang tak terucap namun menggema dalam relung hati."


Di antara riuhnya tawa dan derai langkah kaki, ada satu melodi yang selalu menarik perhatianku. Bukan alunan gitar atau bisikan angin, melainkan pesona sederhana dari seorang insan. Dia adalah kisah yang ingin kubisikkan, rahasia yang terukir di sudut hati, semanis dan sedalam matcha yang sering kuracik sendiri.

Dia tinggi, layaknya pohon teh yang menjulang, menaungi daun-daun hijau yang bersembunyi di bawahnya. Manis senyumnya, selalu menghiasi wajahnya di mana pun ia berada, serupa bubuk matcha murni yang menebarkan aroma menenangkan. Ada ketampanan yang jujur di sorot matanya, keramahan yang terlukis dari setiap lengkungan bibirnya saat ia berbicara. Suaranya, ya, suaranya selembut buih matcha yang baru saja dikocok, menenangkan namun meninggalkan jejak yang kuat.

Namun, di balik kelembutan dan senyum yang selalu tersungging itu, ada samudra ketenangan yang begitu dalam. Ia terlihat begitu damai, seolah tak ada riak yang mampu mengusiknya. Dan di kedalaman ketenangan itulah, aku menemukan sisi lain yang memikat: ia juga begitu dingin. Bukan dingin yang membekukan, melainkan dingin yang misterius, seperti sentuhan pahit dari teh matcha yang tak tercampur sempurna dengan gula. Cuek, ya, seolah dunianya begitu luas hingga tak setiap hal mampu menarik perhatiannya.

Justru kontras itulah yang membuatku terpikat. Perpaduan antara kehangatan senyum dan dinginnya tatapan, antara kelembutan kata dan ketenangan pribadinya, sungguh memukau. Ia adalah paket lengkap dari apa yang selama ini kubayangkan, sebuah lukisan sempurna yang tercipta dari goresan tak terduga.

Setiap kali aku melihatnya, rasanya seperti menyesap secangkir matcha yang baru diseduh. Ada kenikmatan pahit di awalnya, lalu disusul manis yang lembut, dan diakhiri dengan sensasi menenangkan yang melekat lama di indra. Ia adalah obsesi yang manis, misteri yang ingin terus kuungkap. disetiap kesempatan aku diam-diam merekam setiap geriknya dalam lembaran hati, berharap suatu hari nanti, misteri matcha-nya akan terkuak. 




#Kholisah

Komentar

Postingan Populer