Mahasiswa Dalam Kepompong Kebohongan

 


" Dunia kita adalah presepsi kita. Dunia adalah dunia sebagaimana kita mempresepsinya. Itulah kata yang disampaikan oleh George Berkeley.

Sementara Ideologi akan melahirkan presepsi. Mahasiswa sering kali disebut kaum yang berintektual.

 Sudah sering kita lihat dan jumpai bahwa sasaran dari indeologi-ideologi ini adalah mahasiswa, karena mahasiswa meruapakan tolak ukur dari bangsa dan negara.

Apalagi dilingkup Perguruan Tinggi dimana ada bermacam ideologi yang bercampur aduk di dalamnya. 

Tapi, apakah mereka sadar, bahwasaya mereka hidup didalam kepompong kebohongan?.

Mungkin kalian bertanya-tanya mengapa bisa seperti itu?. Menariik bukan!!

Kebanyakan mahasiswa saat ini dengan lantangnya dan dengan bangganya bernarasi seakan-akan merekalah yang paling berintelektual tinggi, merasa paling benar.

Padahal kenyataanya mereka hanya menyampaikan presepsinya dan pemikirannya yang lahir dari ideologi. 

Ini membuktikan bahwa mahasiswa yang berideologi itu tidak mau terbang bebas layaknya (kupu-kupu), mereka hanya bisa bertahan dalam (kepompong).  

Mereka hanya sepakat dengan apa yang ada dalam pemikirannya, maka dari itu hidupnya akan dipenuhi dengan kesesatan berfikir dalam melihat orang lain. 

Mungkin ini tidak akan pernah selesai dan terus berkelanjutan. Karena pasti ada generasi yang sudah disiapkan. 

Maka dari itu teman-teman mahasiswa, tidak ada pengalaman yang murni, segela bentuk pengalaman kita itu dibungkus dengan  pra-paham yang sudah ada di dalam pikiran kita sebelumnya.

Banyak orang yang tidak sadar dengan pra-paham yang ada dikepalanya.  Akibatnya mereka merasa presepsinyalah yang paling benar atau presepsinyalah yang sesuai dengan kenyataan yang ada. 

Maka akan lebih baik jika kita sebagai mahasiswa yang terdidik untuk lebih bijak lagi dalam bertindak.


"Tulisan ini terinspirasi dari Bapak Reza dan tentunya dunia saya saat ini" 


Kholisa

Komentar

Postingan Populer